Paket Film Serial Omar (Umar bin Khattab)

Film Serial Omar (Umar bin Khattab)

(Episode 01-30)

(Subtitle Indonesia)

Tahun 610 Masehi, Mekkah adalah sumber kekacauan, dengan dominasi kegelapan, perang antar suku, pusatnya beragam Tuhan, kota yang dikuasai dengan suku-suku brutal, singkatnya, kota dimana ketidak-adilan dan kekerasan mendominasi.

Hingga muncullah figur Rasullah Muhammad SAW yang menyebarkan kedamaian dan kebaikan Islam kepada masyarakat Mekkah. Perjuangan Muhammad sungguhlah sulit pada masa itu, ketika harus menghadapi ancaman-ancaman kekuatan-kekuatan animisme dan paganisme. Dimana Muhammad SAW dan para pengikutnya menghadapi diskriminasi bahkan ancaman kematian. Namun karena keyakinannya, perjuangan Muhammad SAW terus berlanjut apapun resikonya.

Singkatnya, hingga akhirnya Muhammad SAW mengangkat Umar bin Khattab sebagai khalifah untuk menggantikan Abu Bakar yang meninggal dunia. Di kepemimpinan Umar ini lah kejayaan Islam dimulai. Banyak kemajuan yang terjadi melalui kebijakan-kebijakan Umar, dan Umar pun berhasil memperluas pengaruh Islam hingga ke Persia.

Pemimpin yang adil, bijaksana, tegas, disegani, dan selalu memperhatikan urusan kaum muslimin, menegakkan ketauhidan dan keimanan, merobohkan kesyirikan dan kekufuran, menghidupkan sunnah dan mematikan bid’ah.

Menelusuri kembali ke era awal kehidupan Khalifah Islam kedua ini, figur pemuda berhati keras namun mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Cerita tentang seorang yang kelak menjadi pemimpin dengan pengaruh dan kekuasaan yang besar.

Karakter Umar juga tergambar sebagai pemimpin dengan moral mulia, pemimpin yang memastikan kesejahteraan kepada rakyatnya, dan memastikan kepastian hukum bagi siapapun.

Serial ini mengandung aspek dramatis yang sangat menarik. Penggambaran kondisi Mekkah saat itu juga digambarkan dengan sangat baik, kondisi psikologis masyarakat, bentuk kultur yang ada, hingga kondisi lingkungan kota Mekkah pada saat itu.

Walaupun terdapat banyak adegan-adegan perang yang epik, serial ini juga memiliki pesan-pesan penuh makna dan penuh adegan-adegan yang menggetarkan hati.

====================

FAKTA PENTING SEBELUM MEMESAN

*Semua Film & Bonusnya Dikemas Dalam Bentuk 3DVD

*Kualitas Film Sangat Bagus (Standar HD)

*Subtitle Indonesia Jelas Terbaca

*Format Film Mkv Hanya Bisa Diputar di Laptop/PC/Tablet (Tidak Bisa Untuk DVD Player)

*Harga = Rp55.000 (Belum Termasuk Ongkir)

*Pemesanan via SMS: 0856 9563 6275

Format SMS Pemesanan, Ketik:

Nama#Alamat Lengkap#Nama Paket yang Dipesan

Lihat Detail Cara Pemesanan Disini

Perhatian! Jadwal Pengiriman Setiap Hari Selasa & Kamis Pukul 13.00 WIB | Hari Sabtu & Ahad Libur

Jika Transfer Lewat Dari Jam Tersebut, Paket Akan Dikirimkan Pada Hari Pengiriman Berikutnya

 

====================

Bonus!!!

Fetih 1453

(Subtitle Indonesia)

Sekilas Tentang Muhammad Al – Fatih

Sultan Muhammad Al-Fatih atau juga yang dikenal sebagai Sultan Mehmed II merupakan seorang pemimpin tangguh yang sudah dari kecil menerima banyak didikan agama. Beliau dilahirkan pada tanggal 26 Rajab tahun 833 H.

Pada usia 21 tahun, ia mampu menguasai 6 bahasa dan ahli bidang strategi perang, sains, matematika. Sisi lain dibalik kesuksesan dan jiwa kstarianya, ternyata yang paling membuat beliau tangguh luar dalam adalah ketekunannya dalam shalat Tahajud.

Sejak kecil, Sultan Murad II, yaitu ayah dari Sultan Muhammad Al-Fatih sangat menekankan pentingnya pendidikan agama. Sehingga tidak sedikit para ulama yang didatangkan untuk mendidik beliau, yang diantaranya adalah Syekh Ahmad bin Ismail Al-Kuroniy, seorang pakar fikih yang juga memiliki pengetahuan yang dalam dalam bidang ilmu Nahwu, Ma’ani, dan Bayan.

Kebesaran nama Sultan Muhammad Al Fatih berusaha ditutupi oleh berbagai propaganda barat, mulai dari pengurangan studi seputar sejarah Islam yang bahkan sangat terasa di Indonesia yang mayoritas Islam sekalipun, hingga pembuatan berbagai cerita dan kisah yang dipelintir untuk memembengkokan kebenaran sejarah.

Sosok Muhammad Al-Fatih adalah jawaban kebenaran atas sabda Rasulullah SAW :

“Konstantinopel akan dibebaskan di tangan seorang laki-laki. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin yang membebaskan kota itu. Dan sebaik-baik tentara adalah tentaranya.”(HR. Ahmad)

Sebuah hadist yang menggerakan jiwa-jiwa pemuda Islam yang bermental jihad untuk berlomba-lomba membebaskan Konstantinopel. Yang disaat itu seperti sesuatu yang mustahil untuk ditaklukan oleh siapapun, karena pada saat itu Konstatinopel bisa dibilang sebagai jantungnya dunia.

Strategi Perang Yang “Gila”

Hari Jumat, 6 April 1453 M, Sultan Muhammad II bersama gurunya Syaikh Aaq Syamsudin, beserta tangan kanannya Halil Pasha dan Zaghanos Pasha merencanakan penyerangan ke Konstantinopel dari berbagai penjuru benteng kota tersebut dengan berbekal 150.000 ribu pasukan dan meriam teknologi baru pada saat itu. Muhammad II mengirim surat kepada Paleologus untuk masuk islam atau menyerahkan penguasaan kota secara damai dan membayar upeti atau pilihan terakhir yaitu perang. Constantine menjawab bahwa dia tetap akan mempertahankan kota dengan dibantu Kardinal Isidor, Pangeran Orkhan dan Giovani Giustiniani dari Genoa.

Pemindahan 70-an Kapal Melalui Jalur Darat Dalam 1 Malam

Kota dengan benteng lebih dari 10 meter tersebut memang sulit ditembus, di sisi luar benteng pun dilindungi oleh parit 7 meter. Dari sebelah barat pasukan artileri harus membobol benteng dua lapis, dari arah selatan Laut Marmara pasukan laut Turki harus berhadapan dengan pelaut Genoa pimpinan Giustiniani dan dari arah timur armada laut harus masuk ke selat sempit Golden Horn yang sudah dilindungi dengan rantai besar hingga kapal perang ukuran kecil pun tak bisa lewat.

Berhari-hari hingga berminggu-mingu benteng Byzantium tak bisa dijebol, kalaupun runtuh membuat celah maka pasukan Constantine langsung mempertahankan celah tersebut dan cepat menutupnya kembali. Usaha lain pun dicoba dengan menggali terowongan di bawah benteng, cukup menimbulkan kepanikan kota, namun juga gagal.

Hingga akhirnya sebuah ide yang terkesan bodoh dilakukan hanya dalam waktu semalam. Salah satu pertahanan yang agak lemah adalah melalui Teluk Golden Horn yang sudah dirantai. Ide tersebut akhirnya dilakukan, yaitu dengan memindahkan kapal-kapal melalui darat untuk menghindari rantai penghalang, hanya dalam semalam dan 70-an kapal bisa memasuki wilayah Teluk Golden Horn (ini adalah ide ”tergila” pada masa itu namun taktik ini diakui sebagai taktik peperangan (warfare strategy) yang terbaik di dunia oleh para sejarawan barat sendiri.

Khalid bin Walid

Film Kolosal

(Subtitle Indonesia)

Jika ada panglima perang yang tidak pernah kalah dalam pertempuran, dia adalah Khalid bin Walid. Tidak heran kalau sejarah mencatat namanya sebagai seorang jenius di medan perang. Taktiknya terkenal jitu, ketangguhannya menggetarkan nyali, dan kepemimpinannya diakui kawan maupun lawan. Karena itu, Rasulullah saw menjulukinya Saifullah atau ‘Pedang Allah’.

Sebelum itu, Khalid bin Walid adalah salah seorang penentang keras dakwah Rasulullah saw. Berkat kecerdikannya pula Rasulullah dan pasukannya bisa dikalahkan dalam Perang Uhud. Apa yang menyebabkannya berbalik membela Islam? Seperti apa kisah kepahlawanannya? Bagaimana kehebatan taktik perangnya? Bagaimana kemuliaan akhlaknya? Mengapa pula cita-cita syahidnya tidak pernah terwujud, walaupun ia telah ratusan kali memimpin pertempuran? Jawabannya ada dalam Film ini.

====================

Ingin Order Semua Paket Film & Video Ceramah?

Dapatkan Harga Khusus & Dapatkan Banyak Bonus Menarik!!!

Klik Di Sini Sekarang Juga!!!

====================

Penawaran Menarik Lainnya:

About these ads
Explore posts in the same categories: Film Dokumenter

Tags: , , , , , , ,

Both comments and pings are currently closed.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: